Kegagalan Adalah Kompetensi
31. 03. 2011 um 13:19 Uhr(QS-4:79)
“Kegagalan adalah pencapaian, hasil dari seperangkat kompetensi yang kita latih setiap hari.”
(Ikhwan Sopa)
Kita sering sekali sulit menerima kegagalan. Kita sedih jika kita gagal. Biasanya, kita langsung mencari “sesuatu” atau “seseorang” untuk disalahkan. Pada akhirnya, telunjuk yang menuding itu akan mengarah ke diri kita sendiri. Kegagalan sering membuat kita frustrasi.
Setiap kegagalan, adalah sebuah hasil pencapaian, dari serangkaian proses yang kita bangun sendiri. Kita membangun semua proses itu, dengan mengerahkan segala keahlian yang kita sendiri tidak menyadarinya. Keahlian itu, adalah keahlian untuk menjadi gagal.
Di satu sisi,
“Gagal hanya ada jika kita berhenti.”
Di sisi yang lain,
“Insanity is doing the same thing over and over again and expecting different results.”
Albert Einsten
Maka mengulangi lagi dan lagi, dengan hanya sekedar mengulangi saja, sama artinya dengan mengeksekusi kembali segala keahlian dan kemampuan kita untuk mencapai hasil yang sama, yaitu kegagalan. Kita perlu merubah keahlian dan kemampuan ini.





